• Bahasa Indonesia
  • English

Rencana Stretegic Plan Yakkum yang baru : Pertumbuhan inklusif yang sehat dan Integrasi

Founder SDGs234  diminta untuk menjadi Sekretaris Tim Penyusunan Renstra 2016-2021.  Setelah melalui 20 FGD di unit Yakkum maka  Pembina Yakkum melalui SK-nya menetapkan  Renstra yang baru, yang cuplikan Pendahuluan, visi dan missinya saya  sampaikan di bawah ini:

PENDAHULUAN

Progress is impossible without change, and those who cannot change their minds cannot change anything (George Bernard Shaw)

 

Evolusi pelayanan kesehatan kepada sesama yang dilembagakan dalam sejumlah Balai Pengobatan, Rumah Bersalin dan berkembang menjadi rumah sakit (RS).Tonggak sejarah yang perlu dicatat adalah berdirinya RS Bethesda (dh. Zendingziekenhuis “Petronella”) pada tgl 20 Mei 1899, disusul dengan RS Bethesda Lempuyangwangi (1926), RS. Panti Waluyo (1 Sept 1937), RS Panti Wilasa dr. Cipto (19 Jan 1950) yang kemudian bersatu dalam Yakkum (1 Februari 1950). Yayasan Kristen Untuk Kesehatan Umum (Yakkum), dari 1 Februari 1950 – 1964 bernama Jajasan Roemah-roemah Sakit Kristen di Djawa Tengah yang berperan sebagai pemilik rumah rumah sakit yang kemudian berkembang usaha-usaha yang terkait: sekolah, ekstramural dan unit usaha. Sebagai Pemilik Yakkum, Sinode GKJ dan Sinode GKI SW Jateng mengutus personil personil dalam organ Yakkum sesuai AD/ART Yakkum.Kini Yakkum menaungi 13 Rumah Sakit beserta unit unit kegiatan yang terkait berupa  Unit Pendidikan, Unit Ektramural dan Unit Bisnis. Melalui pelayanan tersebut, reputasi Yakkum beserta unit kegiatan  dalam pelayanan kesehatan bagi penyembuhan (Healing Ministry) yang menyeluruh (Holistic) telah lama tertanam dalam masyarakat.

Rencana strategis (Renstra)  lima tahunan Yakkum telah memasuki Renstra yang keempat (2016-2021). Tonggak-tonggak sejarah (milestones) yang telah dibangun oleh Yakkum beserta unit kegiatan terdahulu sebagai modal dasar untuk melangkah lebih tegap pada tahun-tahun mendatang. Secara umum, pengembangan unit kegiatan (usaha) dalam lintasan sejarah memiliki dinamika antara lain:   (1) pada awalnya sebagai “trend setter” yang kemudian berkembang bersifat adaptif dan sebagai “follower”  terhadap perkembangan lingkungan dan (2) awalnya mengandalkan inisiatif dari luar – khususnya pendirian Institusi Layanan Kesehatan; kemudian berkembang secara terbatas dengan kekuatan (sumber daya) intern. Dalam Renstra IV, Yakkum sebagai “parent unit” memilih tema “Integrasi dan Bertumbuh” untuk mewujudkan (1) inisiatif strategis Renstra sebelumnya yang belum terlaksana, seperti “Yakkum sebagai Parent Unit” dan cita-cita “Yakkum Satu Merek”, (2) inisiatif mempersatukan unit-unit melalui pengembangan model “satelit” yang akan diperkuat dengan pilihan strategis “integrasi “ – dengan konsep supply(value)chain dalam model-model yang lebih mengikat dalam mewujudkan sinergi, (3) bertumbuh dalam arti bertumbuh yang sehat dan bertumbuh dengan menambah unit usaha dengan kekuatan sumber daya internal (talenta dan sumber  yang mengganggur). Pertumbuhan Unit Kerja (Strategic Service/Business Unit: SSU, SBU) meliputi: (a) optimalisasi kapasitas, perluasan dan peremajaan Unit Kerja (SSU, SBU).

 

TUJUAN, FOKUS, DAN PROSES PENYUSUNAN RENSTRA

Tujuan (aims)rencana strategis Yakkum 2016-2021 adalah untuk menghasilkan kesatuan pandangan tentang peran dari Yakkum dalam: (1) mengembangkan unit-unit  pelayanan, (2) memutuskan program dan investasi, (3) menetapkan target spesifik selama lima tahun kedepan.

Fokus renstra Yakkum 2016-2021 adalah:integrasi dan pertumbuhan, baik untuk unit pelayanan lama maupun unit layanan baru. Agar arah dan pengerahan sumber daya dapat terfokus dan digunakan secara efisien serta tepat sasaran  – maka visi, misi dan nilai nilai  yang menjadi dasar aktivitas dirumuskan secara tajam dan mudah dicerna/dioperasionalisasikan. Dengan ditetapkannya fungsi pastoraldan peningkatan spriritualitas – maka budaya kerja Yakkum merupakan upaya pembentukan karakter Kristen di SSU/SBU Yakkumyang terintegrasi dengan visi dan misi Yakkum.

Proses penyusunan renstrasecara bertahap dan bertingkat. Proses semacam inidiharapkan dapat  menyerap aspirasi seluruh komunitas (stakeholders) Yakkum.

Dalam rangka mengukuhkan Yakkum sebagai Parent Unit, Renstra Yakkum ini merupakan renstra korporasi yang menjadi acuan bagi renstra SSU/SBU. Renstra yang disahkan untuk setiap aras (level) menjadi acuan rencana operasional tahunan (Renop) yang disertai alokasi sumber daya yang memadai.

Visi Yakkum dan Visi Renstra

 

Visi Yakkum

Menjadi lembaga pelayanan yang secara proaktif mengusahakan kehidupan manusia beserta lingkungannya yang sehat sejahtera sebagai bagian dari perwujudan karya penyelamatan Allah.

 

Visi Renstra IV

Pelayanan kesehatan berdasarkan kasih bagi penyembuhan yang holistik, bermutu,  terintegrasi,  bertumbuh, dan  terjangkau masyarakat luas.

 

Misi Yakkum dan Misi Renstra

 

Misi Yakkum

(1). Mewujudkan kahidupan manusia yang sehat sejahtera bagi semua lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, bangsa, agama, dan kepercayaan, golongan, budaya, sosial ekonomi, serta jenis kelamin.

(2). Mewujudkan lingkungan hidup yang utuh dan sehat bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Misi Renstra IV

(1)    Meningkatkan kualitas, keterjangkauan, jumlah unit pelayanan,  keamanan pasien,  keunggulan pelayanan unit RS dalam SJSN dan non SJSNdi pasar nasional dan pasar Global.

(2)    Mengembangkan strata dan program studi Unit Pendidikan yang terjangkau dan berkualitas untuk pemenuhan kebutuhan SDM Yakkum dan pasar kerja.

(3)    Mengembangkan pemberdayaan masyarakat rentan yang berdaya dan mandiri melalui pendampingan yang berkualitas dan berparadigma  hak unit Extramural.

(4)    Mengembangkan Yakkum sebagai parent unitdengan Kantor Pusat Yakkum sebagai supporting system. Untuk itu diupayakan struktur organisasi  Yakkum yang efektif dan efisien.

(5)    Menetapkan model branding unit pelayanan yang sesuai dengan kondisi faktual.

 

Share Button